
Panen Raya Bersama Gubernur di Siak
BSIP Riau mengikuti panen raya bersama Gubernur Riau di Kampung Sungai Tengah Kecamatan Sabah Auh Kabupaten Siak, Senin (26/06/2023). Hadir dalam acara ini Gubernur Riau (Gubri) beserta istri, Wakil Bupati Siak beserta istri, Kadis PTPH Provinsi Riau, BSIP Riau, DPRD Kab Siak, Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab Siak, Camat, Kepala Desa, Penyuluh dan anggota Gapoktan.
Wakil Bupati Siak Husni Merza, BBA, MM menyampaikan bahwa pangan merupakan kebutuhan yang sangat prioritas untuk ditangani. Luas Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Kabupaten Siak adalah 4.004 ha dengan cadangan LP2B 418 ha. Luas tanam pada tahun 2022 adalah 8.078 ha dengan provitas sebesar 4,87 ton/ha.
Dukungan Pemda Siak dalam peningkatan produksi padi yaitu kegiatan ekstensifikasi, intensifikasi, penangkaran benih, dan bantuan alsintan. Selain meningkatkan produksi, Wabup juga mengajak petani untuk meningkatkan kualitas beras sehingga mampu bersaing dengan beras dari luar. Wabup juga menghimbau masyarakat untuk mengkonsumsi beras produksi Kab Siak.
Gubri dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan peningkatkan produksi yang telah dicapai Kabupaten Siak dapat mengurangi ketergantungan beras dari daerah lain. Gubri juga mengatakan Nilai Tukar Petani (NTP) Riau 151,69 pada bulan Mei, termasuk yg paling tinggi dan diatas NTP nasional.
Gubri mengingatkan fenomena el nino yang memicu terjadinya kondisi kekeringan di wilayah Indonesia secara umum. Sehingga petani dilarang membakar lahan untuk olah lahan karena sangat rawan terhadap kebakaran dan kabut asap. Gubri juga sudah memberikan surat edaran kepada Bupati/walikota untuk mensosialisasikan dampak el nino termasuk mengelola pertanaman dan pengelolaan air.
Dukungan pengembangan tanaman pangan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau berupa kegiatan ektensifikasi, intensifikasi, penangkaran benih, bantuan alsintan dan infrastruktur usaha tani.
Gubri juga meminta Pemda Siak untuk menggerakkan jajaran pemerintah terkait dan stakeholder lainnya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan.
Dalam kesempatan ini juga diserahkan bantuan saprodi, bantuan penangkaran perbenihan, combine harvester, gudang dan lantai jemur benih, unit pengolahan nanas, jalan usah tani, dan jaringan irigasi.